Artikel

INFOTECH: CLOUD GAMING, THE FUTURE OF GAMING?

  22 Apr 2021   134

Teknologi


Ide utama dari cloud gaming adalah kita tidak perlu memiki sebuah komputer high-end atau konsol untuk bermain game. Kita tetap dapat mengontol game, tetapi game tersebut berjalan pada data center lalu footage yang dihasilkan akan distreaming ke perangkat milik kita, mirip seperti ketika kita menonton film di Netflix. 

Beberapa penyedia layanan cloud gaming diantaranya adalah: PlayStation Now, Xbox Cloud Gaming, Nvidia GeForce Now, Stadia from Google. Masing-masing provider menyediakan paket langganan berkisar dari 8.99 Pounds hingga 10.99 Pounds.

Salah satu problem yang dihasilkan oleh cloud gaming adalah adanya tambahan latensi yang dihasilkan karena kita perlu berkomunikasi dengan data center. Pertambahan latensi ini diperkirakan berkisar pada angka 20ms. Tentu pertambahan latensi ini sangat berpengaruh bagi seorang pro gamers, tetapi untuk penggunaan casual tentu ini tidak menjadi masalah yang besar. 

Berapakah kecepatan internet yang direkomendasikan untuk menjalankan cloud gaming? Masing-masing provider memiliki rekomendasi yang berbeda-beda mulai dari minimal 5 Mbps (PS Now) hingga 15 Mbps (GeForce Now). 

Benefit dari cloud gaming:
1. Mendapatkan kualitas grafik hingga 4K tanpa perlu spesifikasi komputer yang tinggi.
2. Dapat dimainkan dimana saja, bahkan dari smartphone.

Kekurangan dari cloud gaming:
1. Sangat bergantung pada kualitas internet.
2. Bertambahnya latensi ketika bermain sehinnga tidak cocok untuk pemain profesional.